Rabu, 25 Maret 2015

Air Terjun Cunca Rami, Nusa Tenggara Timur

Kegiatan berenang memang menjadi favorit banyak orang. Selain menyenangkan, kegiatan ini pun merupakan olah raga menyehatkan. Berenang di kolam renang mungkin sudah biasa namun bagaimana apabila sesekali berenang di kolam renang alami yang sumber airnya melimpah dari air terjun yang indah? Nah, apabila Anda berkesempatan mengunjungi Pulau Flores bagian Barat, sempatkan waktu Anda untuk menyambangi dan berenang di Air Terjun Cunca Rami. Air terjun ini adalah satu dari tiga air terjun di tengah hutan tropis Flores yang eksotis dan alami di kawasan Manggarai Barat. Pesona air terjun alami ini dapat Anda nikmati tepatnya di Desa Cunca Lolos yang merupakan pintu pendakian ke puncak Mbeliling, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 


Berada di dalam kawasan Hutan Mbeliling, air terjun ini adalah atraksi ekowisata utama bagi hutan yang berfungsi sebagai sumber air bagi daerah sekitar termasukLabuan Bajo. Berjarak sekira 30 kilometer dari Kota Labuan Bajo—ibukota Manggarai Barat yang sekaligus pintu masuk untuk menikmati keindahan alam Flores—perjalanan berkendara menuju Desa Cunca Lolos adalah sekira 1 jam. Dari desa ini, perjalanan akan dilanjutkan dengan berjalan kaki (trekking) selama kurang lebih 1 jam. Berada di ketinggian sekitar 1200 m dpl, kontur jalur menuju air terjun dominan menurun dengan melintasi medan yang bervariasi sejauh kurang lebih 2 kilometer. Sekembalinya dari air terjun, bersiap-siaplah untuk melintasi jalur mendaki. Dalam perjalanan menuju air terjun cantik ini, Anda tidak akan bosan dengan suguhan pemandangan alam yang bervariasi. Jalur trekking dimulai dari perkampungan penduduk, melewati hutan pohon kemiri dan ladang penduduk yang mayoritas petani. 


Anda akan pula melintasi persawahan yang subur dan melihat kerbau-kerbau pembajak sawah bebas berkeliaran. Saat tiba untuk menyeberangi sungai kecil yang jernih, Anda sudah akan sampai di Cunca Rami. Dari kejauhan, pesona air terjun yang di kiri dan kananya dipenuhi pepohonan yang hijau sudah akan nampak dalam pandangan. Air terjun ini kian terkenal di kalangan wisatawan karena debit airnya cukup besar. Selain itu, air terjun bertingkat tiga dengan ketinggian mencapai 100 meter itu memiliki kolam alami yang cukup besar menampung aliran air yang jatuh sehingga sangatlah cocok untuk tempat  berenang. Sebagai kawasan yang belum banyak dikunjungi wisatawan dan belum dikembangkan, air terjun ini masih sangat jernih dan bersih. Latar alam pegunungan dan hutan tropis hijau alami serta udara pegunungan sejuk adalah penambah kecantikan air terjun ini. Cunca Rami berasal dari bahasa flores; cunca artinya air terjun dan rami berarti hutan.  Jadi, Cunca Rami dapat diartikan air terjun di tengah hutan. 

KEGIATAN
Trekking di hutan adalah kegiatan pertama yang akan Anda lakukan saat menuju Air Terjun Cunca Rami, begitu pun saat kembali. Hal menarik dari kegiatan trekking di Hutan Mbeliling menuju lokasi air terjun adalah bahwa jalur yang Anda lewati akan bervariasi. Uniknya, saat menuju air terjun yang berada di ketinggian 1200 m dpl ini, jalur yang dilalui adalah rute menurun dan bukan mendaki seperti mengunjungi kebanyakan air terjun lain. Trekking menuju Cunca Rami adalah sekira 45 menit hingga 1 jam. Rute menanjak tentu akan Anda lalui saat hendak kembali ke Desa Cunca Lolos setelah puas berenang di kolam air terjun. Perjalanan kembali yang menanjak ini memakan waktu sekira 1,5 jam. Variasi jalur menuju lokasinya adalah melintasi kawasan hutan pohon kemiri dan pohon komoditi pertanian lainnya di sepanjang jalur, seperti vanila, nanas, cokelat, dan lain sebagainya. Sebagian besar penduduk Flores memang berprofesi sebagai petani yang kerap melintasi jalur trekking menuju air terjun di Hutan Mbeliling. 


Karenanya, jalan setapak yang biasa dilalui petani dapat diakses wisatawan; meski tidak juga dikatakan bahwa jalur ini mudah apalagi saat akan pulang (jalurnya menanjak). Setelah itu, Anda akan pula melintasi pematang sawah yang terhampar sambil menyaksikan kerbau-kerbau pembajak dan kambing yang dibiarkan bekeliaran. Menyeberangi sungai kecil yang jernih akan pula Anda lalui sebelum menceburkan diri di dinginnya kolam alami di kaki air terjun Cunca Rami. Saat menyambangi kawasan ekowisata berupa air terjun yang tinggi dengan air bersih yang melimpah, tak ada kegiatan yang lebih menyenangkan yang dapat dilakukan selain berenang. Kolam alami yang terbentuk di kaki air terjun ini adalah kolam renang yang menyenangkan. Airnya jernih, bersih dan bebas kaporit tentunya, serta dingin menyegarkan tentu akan menggoda siapa saja untuk menyelam dan berenang. Berdirilah tepat di bawah aliran air terjun untuk merasakan sensasi pijat saat debit air yang deras menyentuh kepala Anda. Pastikan Anda sudah membekali diri dengan pakaian ganti dan handuk saat menyambangi air terjun di tengah hutan tropis ini. Hutan Mbeliling adalah hutan tropis yang memiliki kekayaan flora dan fauna, beberapa diantaranya khas Flores (endemik). Kehicap flores, serindit flores, dan sagak flores adalah beberapa jenis burung endemik Flores yang menjadikan hutan ini sebagai habitat alaminya. Apabila beruntung, Anda dapat menyaksikan langsung hewan-hewan endemik tersebut. Mendaki Gunung Mbeliling dengan ketinggian sekira 1.239 m dpl dapat pula menjadi kegiatan lain yang menarik untuk dilakukan. Tentu Anda akan mendapatkan pemandangan dan objek fotografi yang menarik dan berbeda dari puncak yang tinggi di Flores bagian barat.



AKOMODASI
Belum tersedia banyak akomodasi memadai di desa terdekat dengan Cunca Rami. Bagi wisatawan yang ingin menginap dan melakukantrekking ke Cunca Rami dan kawasan lain di sekitarnya, tersedia home staysederhana di Desa Cunca Lolos. Di desa ini, Anda bisa mendapatkan informasi wisata dari Kampung Roe, Desa Cunca Lolos yang sudah didampingi oleh LSM Swiss Contact. Pemandu wisata lokal serta peralatan kemping juga dapat ditemukan di sini. Apabila Anda tertarik menyambangiDanau Sano Nggoang sebagai destinasi lain dalam paket wisata maka tersedia penginapan sederhana (home stay) di Desa Nunang. Desa Nunang adalah pintu masuk menuju danau vulkanik terbesar di Nusa Tenggara Timur seluas 513 ha. Jika Anda tak hendak menginap di dua desa tersebut, penginapan diLabuan Bajo yang berjarak tempuh sekira 1 jam dari Desa Cunca Lolos dapat juga menjadi pilihan. DiLabuan Bajo terdapat banyak hotel untuk para backpacker, juga memiliki hotel-hotel mahal dan mewah. Hotel Bintang Flores yang terletak di Pantai Pede adalah hotel terbaik dan paling mewah di Labuan Bajo (Telp. 0385-42000 / www.bintangflores.com).


TIPS
Bawalah pakaian ganti dan handuk, obat-obatan, sunblock, makanan dan minuman ringan saat menjadwalkan kunjungan ke Cunca Rami. Saat trekking, aturlah napas dan jagalah kecepatan dan lebar langkah kaki. Hal ini agar Anda tidak cepat lelah namun mungkin akan sedikit memperlambat perjalanan.  Usahakan tidak terlalu banyak minum selama trekking karena kelebihan cairan akan membuat badan justru menjadi lemas. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk trekking ke hutan. Apabila Anda berniat menikmati keindahan Danau Sano Nggoangdan mendaki Gunung Mbeliling maka menginap 2 hari semalam di desa terdekat adalah pilihan yang cukup bijak.


BERKELILING
Kabupaten Manggarai Barat memiliki 3 air terjun yaitu Cunca Lolos, Cunca Wulang dan Cunca Rami. Anda dapat juga menyambangi air terjun lainnya. Cunca Wulang mungkin lebih tepat disebut sebagai canyon karena menyerupai aliran sungai yang diapit oleh tebing di kanan kirinya. Airnya jernih berwarna kehijauan. Selain itu, air terjun menawan yang berada di kawasan Hutan Mbeliling ini berdekatan dengan lokasi Danau Sano Nggoang. Danau ini adalah danau vulkanik terbesar di Nusa Tenggara Timur dan merupakan potensi ekowisata yang juga sedang dikembangkan di Kabupaten Manggarai Barat. Danau Sano Nggoang terletak di sebelah tenggara kawasan Hutan Mbeliling dan blok Hutan Sesok. Ada beragam kegiatan yang dapat Anda lakukan di sana. Di antaranya adalah rekreasi dengan menungang kuda keliling danau, mandi air panas, pengamatan burung (bird watching), trekking ke bukit-bukit terdekat untuk menyaksikan keindahan danau dan alam Flores dari tempat yang lebih tinggi, dan tentunya fotografi. Mengunjungi desa-desa tradisional  yang berada tak terlalu jauh dari air terjun atau dari Desa Cunca Lolos juga dapat menjadi pilihan. Menyaksikan langsung kehidupan sehari-hari mereka dan (apabila beruntung) pertunjukan budayanya tentu akan menjadi pengalaman berwisata yang menambah wawasan dan pengalaman.


TRANSPORTASI
Berjarak sekira 30 km dari Labuan Bajo, perjalanan berkendara ke Desa Cunca Lolos sebagai pintu masuk menuju Hutan Mbeliling dapat ditempuh sekira 1 jam. Anda dapat menyewa mobil dari bandaraLabuan Bajo untuk berkunjung ke setiap tempat di Flores. Tingkat harga tergantung pada negosiasi Anda, biasanya tarif sewa mobil dihitung per hari. Hotel dapat membantu Anda mendapatkan mobil sewaan. Jalan menuju ke Desa Cunca Lolos relatif baik dan beraspal, hanya saja siap-siap melintasi jalur penuh kelokan. Pemandangan sepanjang jalan cukup hijau dan indah untuk memanjakan mata sepanjang perjalanan, didominasi dengan pohon kemiri dan lainnya. Untuk transportasi menuju Labuan Bajo.

Senin, 23 Maret 2015

Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur

Pulau Rote selain dikenal sebagai wilayah paling selatan Indonesia juga memiliki kekhasan budidaya lontar, alat musik sasando, topi adat ti’i langga, juga wisata bahari terutama olahraga selancar. Pulau Rote telah dikenal peselancar dunia sebagai lokasi sempurna dan menantang untuk menjajal gulungan ombaknya yang spektakuler. Pantai Bo’a adalah salah satu tempat para peselancar dunia biasa mengikuti lomba tingkat internasional. Rote adalah kecantikan yang sulit dicari padanannya, jika saja Rote ini letaknya di dekat Bali  pasti turis asing akan berebut mengunjunginya. Pulau Rote yang tegak berdiri di batas paling selatan Nusantara terbentang di garis 11 derajat Lintang Selatan. Suhu udaranya panas tropis, cocok untuk mereka yang menggilai wisata pantai. 


Sebagian besar daratan di kepulauan Rote ini berupa tanah dengan berbatu karang menawan. Tidak banyak tanaman yang dapat tumbuh subur di pulau ini terutama di bagian utara dan selatannya yang berupa pantai dengan dataran rendah kecuali itu di bagian tengahnya terdapat lembah dan perbukitan. Pulau Rote sendiri memiliki populasi sekitar 120.000 orang. Pulau ini dikawal oleh dua pulau yang lebih besar, yakni Timor di sebelah timur laut dan Sumba di sebelah barat. Pulau Rote begitu jauh dalam peta petualangan namun terasa sangat dekat ketika kaki telah berpijak di pelabuhan laut Kota Ba’a. Kapal feri dari Kupang, Nusa Tenggara Timur melaju setiap hari ke Ba’a yaitu kota terbesar di Pulau Rote. Pulau ini memiliki pasir seperti tepung putih bersih. Keindahan pulau ini terus diperbincangkan petualang dan peselancar karena memiliki permukaan pulau yang berbukit yang diseimbangkan oleh padang sabana serta beberapa danau kecil layaknya laut mati. 


Kawasan pantai ternama, yaitu Nemberala yang menjadi titik pencar para peselancar ke berbagai titik-titik selancar yang menantang lainnya. Berkiblat ke Laut Sawu di bagian baratnya, ia bagaikan alun-alun berpasir yang berhias pohon lontar subur berdiri walau saat musim kering panjang. Meski tidak berselancar seperti para tamunya, masyarakat setempat tetap bersahaja dan penuh suka cita menerima dan memberi sapa dan salam kepada wisatawan dan petualang asing. Pulau Rote atau disebut juga Pulau Roti, namanya kini kian mencuat di dalam halaman buku dan majalah petualangan serta perjalanan wisata. T-Land yang berada di sebelah barat merupakan pulau seluas 1.200 km persegi dan dikenal sebagai salah satu penyedia ombak terpanjang di Indonesia yang menggulung ke arah kiri. Kecantikannya semakin sempurna dengan perpaduan antara lanskap alam dengan masyarakat petani dan nelayannya yang murah senyum. 


Warna-warni kedalaman air yang bervariasi telah melingkari kelopak-kelopak hutan hijaunya yang sulit dicari padanan keelokannya. Walau jauh dari gegap gempita kota besar di berbagai penjuru tanah air tetapi Pulau Rote tidak terlalu jauh tertinggal untuk ketersediaan fasilitas wisata eksklusifnya. Namun demikian, kesederhanaan dan tradisi yang ditumbuh kembangkan dalam bentuk rumah adat tetap nampak dari bibir pantai hingga dataran tinggi di perbukitan. Kesamaan antara eksklusifitas dan kesahajaan ini bertumpu pada bahan bangunan yang sedianya berawal dari satu anugrah alam, yaitu pohon lontar untuk bahan tiang bangunan hingga atap yang melindunginya. Restoran atau kafe di resort-resort lokasi peselancar dan petualang sengaja dihadapkan ke lautan lepas. Seraya bentangan alam yang hijau mengawali ketakjuban pengunjung saat melepaskan pandangannya ke arah persenyawaan warna biru dan hijau yang transparan. Hal itu karena lokasinya yang tak terhalang, suasana megah saat matahari meninggalkan cakrawala di atas lautan Sawu menjadi begitu spektakuler dan mengundang decak kagum.


AKOMODASI
Beberapa tempat terbaik yang dapat Anda jadikan persinggahan untuk menikmati kemegahan alam atau pun untuk menikmati bulan madu adalah berikut ini. Rote Island Lodge. Tempat ini begitu memukau dan dibina di atas sebuah bukit yang menengadah ke arah lautan lepas. Dimiliki oleh Adrian dan Kate. Resort ini disediakan bagi para penyelam, peselancar, dan juga petualang yang memahami arti eksklusifitas di tengah alam liar. Untuk pemesanan akomodasi, silakan kirim surat elektronik keonepalmpoint@aol.comNemberala Beach Resort yang merupakan resort yang dibangun khusus untuk peselancar, penggemar olah raga pancing, juga petualang. Bungalow yang menyerupai rumah adat dibangun dengan nuansa kayu lontar termasuk restorannya yang sengaja didesain untuk merekatkan hubungan antar tamu yang gemar berpetualang. Malole Surf House merupakan rumah bagi para peselancar. Dengan bahan dari pohon lontar, bangunan semi tembok dan kayu ini dibuat menjadi dua rumah terpisah yang dapat mengakomodir 10 orang peselancar. Restoran yang disediakan sangat bernuansa petualang alam lautan.


TIPS
Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa. Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan. Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk. Bila hendak berpetualang ke pedalaman, sangat bijak apabila Anda menggunakan jasa pemandu dari hotel atau tempat Anda menginap. Sediakan uang secukupnya karena di tempat ini keberadaan ATM cukup jarang.

BERBELANJA
Walau agak besar ukurannya, berbagai cenderamata yang berasal dari pohon lontar banyak disediakan di pulau ini. Ember pembuat sopi, yaitu arak Rote dari pohon lontar, terbuat dari bahan daun lontar kering yang luar biasa kedap air. Gula pohon lontar diperjualbelikan hingga kini dari zaman dahulu oleh penduduk setempat. Konon, pelaut Bajo sering singgah untuk membeli gula lontar Rote. Alat musik tradisional Rote seperti daerah-daerah Nusa Tenggara Timur pada umumnya ialah sasando. Alat musik ini terbuat dari pohon lontar, terutama daunnya dan sering memainkan di festival tahunan HUS. Pemain sasando selalunya mengenakan topi tradisional yang juga dari daun lontar. Sebagai bagian dari kepulauan di Nusa Tenggara, Pulau Rote menjadi salah satu penghasil kain ikat dengan kualitas baik. Lihatlah berbagai motif dan desainnya yang memukau.


TRANSPORTASI
Untuk mengunjungi Pulau Rote, terbanglah ke Kupang di Pulau Timor. Anda akan mendarat diBandara El Tari dimana selanjutnya menuju Pelabuhan Laut Tenau. Bila waktu terlanjur petang maka ada baiknya Anda menginap di Kupang. Dari Tenau, Anda akan menyebrangi lautan ke Ba’a di Pulau Rote. Perjalanan akan ditempuh selama 2 jam dengan menggunakan feri cepat atau sekitar 4,5 jam dengan feri biasa. Setiba di pelabuhan Ba’a Rote, Anda dapat melihat pantai berair jernih dan pohon-pohon bakau menghiasi sekelilingnya. Ada juga dermaga dengan suasana pantai pasir putih, pertokoan serta rumah penduduk beberapa rumah penduduk dengan ciri khas pagar yang terbuat dari pelepah daun lontar yang telah mengering. Jalanan yang naik turun dan berkelok-kelok membawa Anda menikmati hamparan bukit yang luas dengan hewan-hewan berkeliaran. Dari Ba’a naiklah transportasi umum dengan waktu 2 jam perjalanan untuk tiba di Desa Nemberala.

TRANSPORTASI
Untuk mengunjungi Pulau Rote, terbanglah ke Kupang di Pulau Timor. Anda akan mendarat diBandara El Tari dimana selanjutnya menuju Pelabuhan Laut Tenau. Bila waktu terlanjur petang maka ada baiknya Anda menginap di Kupang. Dari Tenau, Anda akan menyebrangi lautan ke Ba’a di Pulau Rote. Perjalanan akan ditempuh selama 2 jam dengan menggunakan feri cepat atau sekitar 4,5 jam dengan feri biasa. Setiba di pelabuhan Ba’a Rote, Anda dapat melihat pantai berair jernih dan pohon-pohon bakau menghiasi sekelilingnya. Ada juga dermaga dengan suasana pantai pasir putih, pertokoan serta rumah penduduk beberapa rumah penduduk dengan ciri khas pagar yang terbuat dari pelepah daun lontar yang telah mengering. Jalanan yang naik turun dan berkelok-kelok membawa Anda menikmati hamparan bukit yang luas dengan hewan-hewan berkeliaran. Dari Ba’a naiklah transportasi umum dengan waktu 2 jam perjalanan untuk tiba di Desa Nemberala.

KEGIATAN
Tak salah lagi, bahwa Pulau Rote merupakan surga bagi peselancar dunia. T-Land merupakan jalur ombak yang menggulung ke arah kiri dengan putaran yang spektakuler. T-Land adalah  salah satu jalur ombak terpanjang di Indonesia yang menggulung ke kiri. Kemurahan gulungan ombak ini disediakan alam dari Mei hingga Oktober. Di hadapan gulungan ombaknya terdapat pagar alam di bawah permukaan laut berupa terumbu karang yang bisa melukai bila peselancar tak pandai membaca waktu. Panjang gulungan ombaknya bisa mencapai ratusan meter, inilah jalur paling tepat bagi mereka yang mahir. Di Nemberala terdapat jalur ombak yang sedikit bergerak perlahan, yaitu di Break.Tinggi ombak di tempat ini mencapai tiga kali tinggi orang Indonesia. Lokasinya digemari pesalancar mahir yang datang pada bulan Juli hingga September. Bagi mereka yang gemar jalur arah putaran ke kiri, ada dua tempat lagi yang ditempuh dengan bersepeda selama 30 menit dari Nemberala, yaitu di Peanuts danBo’a. Bagi yang memimpikan kecepatan dalam berselancar maka N’dau adalah pilihan nomor wahid. Jalurnya ombaknya serupa menyediakan gulungan air spektakuler dari arah kanan kirijuga. Pergilah ke Pulau Do’o yaitu tempat yang menjadi penyedia gulungan ombak arah kanan terpanjang di Indonesia. Bagi para penggemar selancar arah kanan, maka pergilah ke Pulau Do’o, tempat yang menjadi penyedia gulungan ombak arah kanan terpanjang di Indonesia. Hanya dengan berperahulah para peselancar dapat menunggangi kehebatan ombaknya. Tak seperti tempat lainnya, di Pulau Do’o maka para peselancar pergi di awal musim atau di ujungnya, karena letak geografisnya yang unik. Pendek kata, saat tempat lain tutup, Pulau Do’o membuka waktu selancarnya di bulan Maret dan Desember. Secara teknis, sebetulnya pulau paling selatan di Indonesia ialah Pulau N’dana, tapi karena tak berpenduduk, maka Pulau Rote, induk pulaunya, dinobatkan sebagai pulau paling selatan. 


Di sini peselancar bisa menikmati dua arah kiri dan arah kanan karena posisinya yang unik, dekat dengan Pulau Rote di utaranya. Saat Anda di Pulau Rote, pahamilah bahwa penting untuk mengenal spesies khusus asal Pulau Rote, yaitu kura-kura leher ular (snake-necked turtle). Spesies ini amat sangat langka dan dilindungi secara khusus mengingat jumlah populasinya yang tinggal segelintir saja. Penjualan hewan langka yang ilegal menjadikan spesies ini terancam punah. Bila ada tawaran untuk memilikinya, berlakulah bijak dengan cara menolaknya. Perburuan liar akan berhenti bila kita mengecam pembeliannya. Bila Anda suka berenang dan menyelam maka Rote pun menawarkan beberapa tempat yang sangat anggun di bawah lautnya. Dengan pulau-pulau kecil yang kebanyakan tak berpenghuni maka terumbu karang di bawahnya sangat asri dan ditinggali ikan beraneka warna, termasuk ikan pari Manta dan juga hiu dugong.

Minggu, 22 Maret 2015

Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur

Kendurkan syaraf dan bebaskan pikiran Anda untuk berpetualang di tempat yang menakjubkan ini. Saat berada di Taman Nasional Komodo seakan saja Anda berada di planet lain, sebuah pengalaman sangat mengesankan dan tak terlupakan bila mengunjunginya.Datanglah ke Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur. Ada keindahan menunggu Anda di sini, belum lagi kekayaan biota bawah airnya. Sementara di atasnya terpampang pulau-pulau indah berpasir putih hingga yang berpasir merah muda indahnya saat disapa matahari. Komodo adalah makhluk besar mirip kadal raksasa dengan memiliki panjang 2-3 m dan berat mencapai 165 kg, atau 100 kg saat perut kosong. Meskipun penampilannya menyeramkan, komodo bukanlah hewan pemburu yang aktif, mereka merupakan predator yang sabar. 


Di alam liar, komodo biasanya memburu mangsa yang lemah atau sudah terluka. Mereka hanya butuh satu gigitan untuk melumpuhkan mangsanya. Setelah mengintai mangsanya, terkadang hingga berhari-hari, komodo akan memakan  mangsanya yang tengah sekarat. Meski besar ukurannya, bersisik, berkuku tajam, lidah menjulur bercabang dua, serta bentuknya yang purba tetapi Anda tidak perlu takut melihatnya seseram itu karena setiap pengunjung termasuk Anda yang ingin melihat hewan ini akan ditemanijagawana yang sekaligus sebagai pawang. Anda tinggal mematuhi saja semua petunjuk dan saran pemandu berpengalaman ini. Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies langka yang hampir punah, hanya dapat Anda temukan di Taman Nasional Komodo. Karena keunikan dan kelangkaannya, Taman Nasional Komodo dinyatakan sebagai a World Heritage Sitedan Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO tahun 1986. Pertama kali ditemukan dunia ilmiah tahun 1911 oleh JKH Van Steyn. Sejak saat itu kemudian memperluas tujuan konservasinya juga untuk melindungi seluruh keanekaragaman hayati, baik laut dan darat. 


Taman ini mencakup 3 pulau utama yaitu Pulau Komodo, Rinca, dan Padar, banyak juga pulau-pulau kecil lainnya yang jika dijumlahkan memiliki luas tanah 603 km². Total luas Taman Nasional Komodo saat ini adalah 1.817 km². Diperluas hingga 25 km² (Pulau Banta) dan 479 km² perairan laut akan menghasilkan total luas hingga 2.321 km². Setidaknya 2500 ekor komodo hidup di wilayah ini. Komodo berukuran besar biasanya memiliki panjang 3 m dan berat 90 kg. Habitat komodo adalah alam terbuka dengan padang rumput savanna, hutan hujan, pantai berpasir putih, batu karang, dan pantai yang airnya jernih. Di kawasan ini, Anda juga dapat menemukan kuda, banteng liar, rusa, babi hutan jantan, ular, kera, dan berbagai jenis burung. Taman Nasional Komodo memiliki biota bawah laut yang menakjubkan. Para penyelam mengatakan bahwa perairan Komodo adalah salah satu tempat menyelam terbaik di dunia. Memiliki pemandangan bawah laut yang memukau. Anda dapat menemukan 385 spesies karang yang indah, hutan mangrove, dan rumput laut sebagai rumah bagi ribuan spesies ikan, 70 jenis bunga karang, 10 jenis lumba-lumba, 6 macam paus, penyu hijau, dan berbagai jenis hiu dan ikan pari.

 

AKOMODASI
Seperti di Loh Liang (Pulau Komodo) maka di Loh Buaya (Pulau Rinca) juga memiliki wisma sederhana dengan beberapa kamar. Hotel mewah dengan kapasitas terbatas sedang dibangun di Loh Liang. Kebanyakan wisatawan yang mengunjungi Pulau Rinca tidak menginap di sini, mereka datang dariLabuan Bajo dan menginap di hotel-hotel di Labuan. Wisatawan yang datang ke Pulau Komodo biasanya menginap di perahu motor sewaan. Hampir semua perahu motor memiliki kabin dan kamar tidur. Perahu motor besar biasanya memiliki tempat tidur yang nyaman.
Rumah-Rumah Penjaga Pulau Komodo
Rumah penjaga taman nasional yang telah direnovasi menjadi akomodasi bergaya ekologi, dengan fasilitas modern seperti kamar mandi pribadi, persediaan listrik yang terbatas, makan. Hanya beberapa langkah ke pantai Loh Liang. Rumah penjaga menjadi akomodasi alternatif bagi wisatawan yang karena berbagai alasan tidak bisa tidur di perahu motor.
Resor Puri Komodo, Batu Gosok
Terletak di ujung barat laut pulau Flores, tempat ini terkenal dengan nama Batu Gosok, sebuah semenanjung yang terpisah. Tanah seluas 250.000 km² adalah tempat menyenangkan untuk snorkeling, menyelam, dan para petualang alam. Teluk kecil yang menakjubkan ini memilki lebih dari 1.000 m pantai berpasir putih dan dermaga kayu mencuat 450 m ke dalam laut berwarna turquoise. Taman laut berwarna ungu, kuning, biru, dan fuchsia bersatu dengan warna cerah ikan yang berenang di antara karang-karang.
Pondok Ekologi Bajo Komodo
Pondok Ekologi Bajo berada di bawah organisasi non profit Iniradef. Lembaga ini mengembangkan sumber daya manusia setempat dan juga bangunan konservasi yang ramah lingkungan. Program ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Di sini air panas menggunakan tenaga surya, terdapat sistem penyimpanan air, dan pengolahan limbah untuk perkebunan.
Akomodasi Perahu dari Labuan Bajo
Tempat tidur sederhana di dek kapal dengan kasur cukup untuk kelompok kecil sampai 4 orang, makanannya dimasak langsung di atas kapal, tersedia air mineral dalam botol, dan toilet sederhana.
Di Labuan Bajo Anda dapat menginap dengan biaya sewa mulai dari Rp100.000,00/malam dan makan di restorannya mulai Rp20.000,00/orang.
Akomodasi Perahu berangkat dari Bima
Perahu yang lebih besar dengan kabin, fasilitas makan, dan peralatan keamanan, tersedia bagi wisatawan yang datang ke Komodo melalui Bima. Meskipun menghabiskan waktu lebih dari 7 jam di air, fasilitas yang nyaman di perahu lebih baik dibandingkan dengan perahu dari Labuan Bajo.


TIPS
Jangan pergi sendirian. Lebih baik pergi bersama pemandu wisata atau petugas taman. Jangan mengganggu atau memberi makan komodo. Meskipun gerakannya lambat dan malas, hewan ini dapat tiba-tiba menjadi agresif dan bergerak dengan cepat. Ketika melakukan trekking, bawalah tongkat yang bercabang dua. Komodo biasanya takut jika digertak dengan tongkat. Pakailah sepatu. Pulau Komodo, Rinca, dan Pidar memiliki 12 jenis ular dan 3 diantaranya beracun, contohnya ular hijau yang hidup di pohon, kobra, dan russel’s viper yang hidup di lubang tanah padang rumput savanna. Wanita yang sedang menstruasi harus melapor pada pemandu atau petugas pulau agar lebih diperhatikan. Komodo memiliki indra penciuman yang tajam dan dapat menjadi agresif jika mencium bau darah. Bawalah obat nyamuk atau gunakan lotion anti nyamuk. Kebanyakan tempat di Pulau Komodo dan Rinca adalah padang rumput savanna yang mudah terbakar pada saat musim kemarau, jadi dilarang merokok dan menyalakan api.

BERBELANJA
Di awal kedatangan di Loh Buaya dan Loh Liang, terdapat toko-toko cendera mata yang menjual kaos dengan gambar komodo dan patung kayu komodo. Kaos- kaos yang dijual di sini memiliki kualitas yang bagus karenanya jangan sampai Anda tidak membelinya untuk oleh-oleh.


BERKELILING
Kaki Anda akan menjadi teman yang sangat diandalkan pulau ini. Untuk sebuah pengalaman yang tiada duanya ini maka lelahnya kaki Anda berjalan akan terbayarkan. Bila Anda ingin melihat hewan-hewan ini di habitat alami mereka, Anda harus berjalan ke bukit terdekat dengan jalur telah dirancang. Di Pulau Komodo, Anda harus mendaki Gunung Ara setinggi 538 m di atas permukaan laut selama 3 atau 4 jam. Di Pulau Rinca, Anda harus melakukantrekking  selama 1,5 jam. Jika anda beruntung, Anda dapat melihat komodo yang sedang menyerang mangsanya, berkelahi, atau sedang berjalan perlahan sepanjang jalan. Jika melihat komodo adalah hal yang terlalu liar bagi Anda, maka mengapa tidak mengunjungi taman untuk melihat sekelompok rusa, banteng, atau kuda liar. Bila Anda ingin menyewa kapal maka tersedia mulai dari Rp350.000,00/hari dan ini tergantung jarak.

KULINER
Di Loh Liang, manajemen Taman Nasional Komodo (PT Putri Naga Komodo) menyediakan restoran. Tidak ada restoran di Pulau Rinca. Hanya ada satu kios yang menjual minuman dan makanan ringan. Jika Anda menginap di wisma maka Anda akan mendapatkan makanan. Jika Anda menyewa perahu motor, harga sewa biasanya termasuk makan tetapi sebaiknya Anda mengkonfirmasi saat bernegosiasi harga sewa.


TRANSPORTASI
Tersedia penerbangan setiap hari dan untuk tujuan Bali-Labuan Bajoatau Bandara Pulau Komodo-Bali yang masing-masing menghabiskan waktu 1,5 jam. Setiap hari ada 2 sampai 3 penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo dengan Transnusa, IAT (Indonesia Air Transport), dan Merpati. Selain itu, terdapat penerbangan dua kali seminggu dari Kupang. Perahu motor yang menghubungkan antarpulau dari Sape di Nusa Tenggara Barat juga tersedia setiap harinya bila cuaca memungkinkan, atau kapal PELNI dari Bali dan Lombok berhenti di sini setiap dua minggu. Transportasi darat dari Timur yaitu di dataran utama Flores seperti, Ruteng, Bajawa, Ende, dan Maumere juga tersedia. Jika Anda tertarik untuk melakukan perjalanan jauh diFlores, Anda dapat mulai dari Maumere ke barat seperti, Moni,Kelimutu, Ende, Bena, Bajawa, Ruteng, dan terakhir Labuan Bajo (Pulau Komodo) atau dengan perjalanan pulang pergi. Situs www.floreskomodo.commemberikan informasi lengkap tentang cara menuju ke daerah Flores.


KEGIATAN
Banyak hal yang dapat Anda lihat dan lakukan di sini. Sebuah pengalaman menakjubkan bila Anda melihat komodo dari jarak dekat di habitat aslinya tentunya bersama pemandu. Di Pulau Rinca, Anda dapat melihat komodo berbaring di luar rumah penjaga taman nasional atau berbaring dekat rumah petugas. Sebelumnya, untuk bisa melihat komodo, Anda harus memberikan kambing sehingga menarik perhatian komodo, namun hal tersebut sudah dilarang saat ini. Jika Anda tidak sempat melihat komodo, maka Pulau Rinca dan Komodo memiliki pemandangan yang indah dengan pantai berpasir putih, hutan mangrove, padang rumput savanna, dan pantai biru yang jernih. Di sini juga Anda dapat melakukan kegitan lain seperti diving dan snorkeling. Anda juga dapat melaut dengan menggunakan kapal layar atau perahu nelayan. Beberapa tempat menyelam yang disarankan adalah Pantai Merah, Batu Bolong, dan Pulau Tatawa. Di Pantai Merah Anda akan menikmati pantai indah yang berpasir merah muda. Saat ombak menyapu maka warna pasir berubah manjadi merah muda. Pantai yang seperti ini diperkirakan hanya ada 7 di dunia. Terumbu karang di bawah lautnya sangat menakjubkan karena dihuni beragam ikan hias yang berwarna warni sepertibat fish, butterfly fish, dan clown fish. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1000 species ikan, 260 species terumbu karang, dan 70 species sponge. Bagaimana, tertarik? Saat Anda berada di perahu jangan heran bila disambut oleh lumba-lumba, bahkan bila beruntung Anda dapat melihat penyu hijau ataupun paus berenang di perairan ini. Jika Anda ingin melihat ribuan kelelawar maka Anda dapat menginap di perahu motor di perairan Pulau Kalong dekat Pulau Rinca. Berikut ini keterangan tentang alam di Taman Nasional komodo.


Hewan yang Hidup di Darat
Di Pulau ini hewan yang hidup di darat jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan hewan lautnya. Akan tetapi, meski di darat dihuni sedikit jenis hewan namun merupakan habitat untuk hewan unik komodo. Banyak juga terdapat hewan mamalia khas seperti, rusa, babi, beruk, dan musang. Beberapa hewan reptil dan burung memiliki kemiripan seperti yang terdapat di Australia. Termasuk scrubfowl berkaki jingga, lesser sulpher-crested cockatoo, dan nosy friarbird. Hewan reptil selain komodo adalah 12 spesies ular yang hidup daratan pulau ini. Termasuk cobra (Naja naja sputatrix), Russel’s pit viper (Vipera russeli), dan ular pohon hijau yang berbisa (Trimeresurus albolabris). Kadal termasuk 9 spesies skink (Scinidae), tokek (Gekkonidae), kadal tak bertungkai (Dibamidae), dan biawak(Varanidae). Jenis katak seperti bullfrog Asia (Kaloula baleata)Oreophyne jeffersoniana, dan Oreophyne darewskyi. Mereka biasanya dapat ditemukan di dataran tinggi yang lembab. Hewan mamalia meliputi rusa timor (Cervus timorensis), mangsa utama komodo, kuda (Equua sp.), kerbau (Bubalus bubalis), babi jantan hutan (Sus scrofa vittatus),beruk ekor panjang (Macaca fascicularis), musang palem (Paradoxurus hermaphrodites lehmanni), tikus yang hanya terdapat di Pulau Rinca (Rattus rintjanus), dan kelelawar buah. Anda juga dapat menemukan kambing, anjing, dan kucing.  
Burung adalah salah satu spesies utama di sini. Ada scrubfowl berkaki jingga(Megapodius reinwardti), burung yang hidup di darat. Di kawasan padang rumput savanna terdapat 27 spesies yang dapat Anda amati. Geopelia striata dan Streptopelia chinensis adalah spesies yang paling banyak ditemui. Ada juga 28 spesies burung,Philemon buceroides, Ducula aenea, dan Zosterops chloris yang paling sering ditemui.


Lingkungan Fisik Laut
Wilayah laut membentuk 67% taman nasional. Perairan terbuka di taman nasional memiliki kedalaman 100 dan 200 m. Selat Rinca dan Flores serta Padar dan Rinca, relatif dangkal sedalam 30 sampai 70 m, dengan arus yang besar. Kombinasi dari arus yang deras, batu karang, dan pulau-pulau kecil membuat pulau-pulau di sekitar Pulau Komodo sulit dijangkau dan berbahaya. Pelabuhan dalam yang aman terdapat di teluk Loh Liang di pantai timur Pulau Komodo, pantai tenggara Padar, dan teluk Loh Kima dan Loh Dasami di Rinca. Di bagian utara taman nasional, suhu airnya berkisar antara 25-29ºC. Di bagian tengah, suhu air berkisar antara 24 dan 28ºC. Suhu airnya lebih rendah di bagian selatan, berkisar antara 22-28ºC dengan tingkat keasinan sekitar 34 ppt dan airnya cukup jernih meskipun air yang dekat dengan pulau sedikit keruh.
Ekosistem Laut
Indonesia merupakan satu-satunya wilayah yang dilewati garis khatulistiwa di dunia dimana terdapat pertukaran flora dan fauna laut antara samudra pasifik dan Hindia. Koridor di Nusa Tenggara (dahulunya pulau Sunda Leusser) antara Sunda dan Sahul menunda perpindahan antara samudra Pasifik dan Hindia. 3 ekosistem utama di Taman Nasional Komodo adalah bentangan laut, batu karang, dan hutan hutan mangrove (bakau). Taman nansional ini adalah jalur perpindahan cetacean.


Tumbuhan Laut
Tiga flora utama di lautnya adalah alga, rumput laut, dan pohon bakau. Alga adalah tumbuhan primitif yang tidak memiliki akar, daun, dan batang. Susunan karang alga yang penting adalah alga merah coralline yang mengeluarkan kerangka batu gamping yang keras yang dapat mengerak dan melekatkan karang yang sudah mati.Lamun atau Seagrass adalah tumbuhan modern yang menghasilkan bunga, buah-buhan, dan biji-bijian untuk reproduksi. Seperti namanya, bentuk lamun seperti sehelai besar rumput yang tumbuh di bawah laut di pasir dekat tepi laut. Thallasia sp. dan Zastera spp. adalah spesies yang paling banyak ditemui di taman nasional. Pohon bakau dapat hidup di tanah yang asin atau air dan dapat ditemukan di seluruh taman nasional. Didentifikasi setidaknya 19 spesies bakau asli dan beberapa spesies bakau yang lain yang berada di perbatasan taman nasional.
Hewan Laut
Taman Nasional Komodo termasuk dalam salah satu alam laut terkaya di dunia. Kehidupan laut di taman nasional ini tercatat sebanyak 259 jenis karang dan 1.000 jenis ikan seperti barakuda, marlin, ekor kuning, kakap merah, baronang. Di sini Anda dapat temukan foram, cnidarian, termasuk lebih dari 260 spesies susunan terumbu karang, bunga karang sekitar 70 spesies, ascidian, cacing laut, moluska,echinoderm, udang-udangan, cartilaginous, dan ikan bertulang lebih dari 1.000 spesies, reptil laut, dan mamalia laut seperti lumba-lumba, paus, dan dugong. Beberapa spesies penting yang bernilai komersil adalah timun laut (Holothuria), Napoleon wrasse (Cheilinus undulates), dan ikan-ikan yang berkelompk seperti sarden.

Sabtu, 21 Maret 2015

Desa Tradisional Compang Ruteng, Nusa Tenggara Timur


Compang adalah altar batu yang biasanya ditemukan di halaman rumah tradisional masyarakat Manggarai. Compang adalah pusat atau inti dari upacara tradisional Penti yang merupakan upacara tradisional yang bertujuan untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas panen yang melimpah. Kerbau dan sapi diikat pada compang ini untuk kemudian dikorbankan. Compang Ruteng terletak di pusat desa Pu'u Ruteng di Kecamatan Golo Dukal, Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Batu compang dan lahan di sekitarnya itu posisinya lebih tinggi dari rumah penduduk lokal. Sebuah pohon Beringin (Ficus Benjamina) yang secara lokal dikenal sebagai Ruteng, dahulu tumbuh di tengah compang tersebut. Akan tetapi, kini pohon itu sudah tidak ada lagi dan diganti dengan pohon dadap. Di sebelah timur, terdapat dua rumah tradisional yang menjulang tinggi dengan atap melengkung tajam.


BERBELANJA
Anda tidak dapat menemukan toko suvenir di dalam Compang Ruteng. Jika Anda ingin membeli suvenir lokal, Anda bisa menemukan barang-barang menarik di pusat perbelanjaan di Ruteng termasuk berbagai jenis kain tenunan songket dari Manggarai dan daerah lain di Flores. Jika Anda ingin membeli belati panjang, Anda bisa menemukannya di toko di dekat lapangan Motang Rua.


TIPS
Jika Anda ingin melihat interior rumah adat, Rumah Gendang, di Compang Ruteng Anda dapat membayar Rp10.000,00 ke penjaga rumah tradisional tersebut.

AKOMODASI
Ruteng memiliki sejumlah hotel berarsitektur kayu seperti Hotel Rima yang memiliki restoran, atauAgung Losmen, Hotel Sindha, dan Hotel Dahlia. Hotel-hotel ini terletak di pusat kota dan memungkinkan Anda untuk melihat dan menjelajahi daerah-daerah lain di dekatnya.


BERKELILING
Dari pusat kota Ruteng, Anda dapat menggunakan bemo atau taksi motor untuk pergi ke Compang Ruteng. Setelah itu, Anda bisa berjalan kaki. Luas batu Compang sekitar setengah lapangan sepak bola.

KEGIATAN
Anda dapat masuk ke dalam rumah adat yang disebut Rumah Gendang, untuk melihat struktur, interior kayu, dan peralatan seperti gong, drum kecil dan perisai yang digunakan untuk tarian tradisional. Saat pertama kali memasuki rumah Anda akan disambut sebagai tamu resmi dan akan ada serangkaian upacara ritual yang harus Anda ikuti. Penduduk lokal hanya bisa berbicara dalam bahasa Manggarai dan Bahasa Indonesia.


KILINER
Hotel dan penginapan di Ruteng umumnya memiliki restoran. Jika Anda ingin menemukan restoran lain, Anda dapat mencoba Restoran Merlin di Jalan Bhayangkara (0385-22475) yang melayani berbagai jenis makanan Cina dan Indonesia. Di jalan yang sama, Anda juga dapat mencoba Kafe Agape yang menyediakan kopi espresso, bir, masakan Barat, Cina dan Indonesia.


TRASPORTASI
Compang Ruteng terletak 3 kilometer dari kota Ruteng di Kabupaten Manggarai, bagian barat Flores. Anda dapat melakukan perjalanan darat dari Labuan Bajo ke Ruteng dan selanjutnya ke Ende dan Maumere. Ada penerbangan setiap hari dari Kupang (di Pulau Timor) ke Maumere dan Ende. Dari Kupang, ada penerbangan dua kali seminggu ke Ruteng. Sedangkan ke Labuan Bajo, ada penerbangan setiap hari dari Bali. Terdapat perahu motor antar-pulau dari Sape, di pantai timur Sumbawa, di Nusa Tenggara Barat.

Rabu, 18 Maret 2015

Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur

Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah menjajal trekking ke Danau Kelimutu namun sebagian mungkin masih bermimpi untuk mengunjunginya. Danau yang memiliki tiga warna ini teletak di puncak Taman Nasional Kelimutu. Perjalanan dengan mobil sewaan berkapasitas 7 kursi dapat membuat Anda terhibur dengan pemandangan mengesankan disepanjang jalan selama beberapa jam. Perjalanan berliku yang menghubungkan pulau sepanjang 350 km ini bagaimana pun juga merupakan harga yang pantas untuk keindahan panorama Flores yang patut untuk diperbincangkan.  Taman Nasional Kelimutu merupakan taman nasional terkecil dari enam taman nasional di Bali dan Nusa Tenggara. Akan tetapi, ukuranya tidak begitu penting ketika Anda menyaksikan keindahan alam yang ditawarkan taman nasional ini. Di sini terdapat tiga danau yang terletak di puncak Gunung Kelimutu, ketiga danau tersebut memiliki nama yang sama dan popular dikenal sebagai Danau kelimutu. Setiap danau memiliki warna dan arti masing-masing. Ketiga danau itu diyakini merupakan tempat bersemayamnya roh-roh dan juga diyakini memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.  Danau Kelimutu dipopularkan seorang warga Belanda bernama Van Such Telen pada tahun 1915. Keindahannya semakin dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan keindahan dan perubahan warna air danau tersebut dalam tulisannya tahun 1929. Untuk mencapai lokasi danau, Anda dapat memulai dari Moni, kota kecil yang merupakan basecamp para backpacker.Pemandangan indah disepanjang jalan menuju lokasi danau sangatlah indah. Danau paling barat bernama Tiwu Ata Mbupuyang berarti ‘danau  jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal’. Danau yang berada ditengah disebut danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai atau ‘danau untukjiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal’. Danau yang paling timur disebut Tiwu Ata Polo atau‘danau untuk jiwa-jiwa untukorang selalu melakukan kejahatan’. Warna ketiga danau tersebut selalu berubah-ubah. Ada danau lain di dunia ini yang dapat berubah warna seperti Danau Biru di Gunung Gambier,di Australia Selatan, yang perubahan warna birunya menjadi warna abu-abu dan dapat diprediksi.


Ada pula Danau Yudamari di Gunung Nakade, Jepang, yang perubahan warnanya dari hijau toska menjadi hijau.Perubahan warna air Danau Kelimutu tidak dapat diprediksi. Kadang-kadang, warnanya bisa biru, hijau dan hitam dan lain waktu bisa berwarna putih, merah dan biru dan beberapa waktu yang lalu berwarna coklat tua.  Secara ilmiah perubahan warna Danau Kelimutu merupakan faktor kandungan mineral, lumut dan batu-batuan di dalam kawah dan juga pengaruh cahaya Matahari. Para ilmuwan yakin bahwa danau ini terbentuk dari erupsi gunung vulkanik pada zaman purba. Fenomena ini telah menarik perhatian para ahli geologi karena keberadaan danau yang memiliki tiga warna yang berbeda namun berada di gunung yang sama ini. Masyarakat lokal di Moni, yakin bahwa orang-orang yang tinggal di sekitar danau telah berbuat jahat dan meninggal.  Danau kelimutu merupakan bagian dari Taman Nasional Kelimutu. Titik tertinggi taman nasional ini adalah 5,679 kaki yang terletak di gunung Kelibara (1,731 meter) dan Gunung Kelimutu setinggi 5,544 kaki atau (1,690 meter). Taman Nasional Kelimutu merupakan habitat bagi sekitar 19 jenis burung yang terancam punah diantaranya punai flores (Treron floris), burung hantu wallacea (Otus silvicola), sikatan rimba-ayun (Rhinomyias oscillans), kancilan Flores (Pachycephala nudigula), sepah kerdil (Pericrocotus lansbergei), tesia Timor (Tesia everetti), opior jambul (Lophozosterops dohertyi), opior paruh tebal (Heleia crassirostris), cabai emas (Dicaeum annae), kehicap flores (Monarcha sacerdotum), burung madu matari (Nectarinia solaris), dan elang Flores (Spizaetus floris). Disini juga dapat ditemui tikus gunung (Bunomys naso), banteng (Bos javanicus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), luwak (Pardofelis marmorata), trenggiling (Manis javanica), landak (Hystrix brachyura brachyura), dan kancil (Tragulus javanicus javanicus). Masyarakat lokal yakin bahwa danau ini merupakan tempat jiwa orang yang sudah meninggal beristirahat. Area Kelimutu dikelilingi hutan yang ditumbuhi beragam tumbuhan yang jarang ditemukan di tempat lain di Flores. Selain pohon pinus, terdapat juga tumbuhan paku, tumbuhan marga Casuarina, redwood dan bunga edelweiss. Hutan pinus tumbuh subur di ketinggian Gunung Kelimutu. Area lain dari gunung ini tandus dengan pasir dan tanah yang tidak stabil. Masyarakat setempat yakin bahwa Gunung Kelimutu merupakan gunung kramat dan merupakan sumber kesuburan bagi tanah disekitarnya.



TIPS
Kelimutu biasanya diselimuti oleh kabut. Anda lebih baik berkunjung pada dini hari sekitar jam 3.30 pagi agar dapat menyaksikan suasana Matahari terbit yang menawan. Suasana inilah yang paling baik untuk menyaksikan pemandangan Danau Kelimutu. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Danau Kelimutu adalah bulan Juli dan Agustus. Silakan pesan hotel tempat Anda menginap dua bulan sebelum kunjungan. 


AKOMODASI
Moni hanya menawarkan kesederhanaan yang mungkin cocok bagi backpacker. Bungalow di sini jauh dari mewah. Jika Anda ingin menginap ditempat yang lebih nyaman maka Maumere merupakan pilihan yang tepat karena jaraknya hanya 4 jam.Di Ende juga dapat menjadi pilihan dimana ada Grand Wista Hotel yang nyaman. 


BERBELANJA
Sovenir lokal tersedia di area parkir. Anda bisa menemukan kain ikat, kain tenun khas Flores. Setiap kabupaten di Flores memiliki motifnya masing-masing. Berikut beberapa toko yang menjual kain ikat, berbagai macam kerajinan tangan dan barang antik.


BERKELILING
Hanya ada beberapa restoran di Moni. Warung tersedia di pasar lokal Moni. Jika Anda ingin mendaki ke Danau Kelimutu, Anda tidak perlu membawa makanan karena perjalanan bisa ditempuh selama sekitar satu jam. Namun jika Anda ingin menjelajah taman nasional, Anda harus membawa makanan sendiri terutama air minum. Penjual teh jahe tersedia di puncak-nyadimana wisatwan menikmati pamandangan Matahari terbenam yang menawan. Restoran Arwanti dan Restoran Bintang merupakan dua restoran yang direkomendasikan.


KEGIATAN
Mendaki merupakan alasan utama bagi wisatawan yang datang Ke Moni atau Ende. Beberapa bagian dari taman nasional dilarang untuk dikunjungi karena ketidakstabilan panas bumi. Trekking paling aman berada di antara Moni dan Gunung Kelimutu. Panjang trekking sejauh 12 km dan memakan waktu sekitar 30 menit.



TRANSPORTASI
Daerah Kelimutu dikelilingi hutan dengan flora endemik yang jarang ditemukan di bagian lain Flores. Selain pohon pinus, ada juga casuarinas, kayu merah, dan edelweiss. Hutan pinus tumbuh subur di ketinggian Gunung Kelimutu. Bagian lain gunung ini kering dengan tanahnya tidak stabil. Masyarakat setempat percaya bahwa Gunung Kelimutu adalah suci dan menyebarkan kesuburan untuk tanah mereka. Pengunjung hanya dapat berjalan di sekitar Danau Kelimutu namun tidak semua daerah dapat dijelajahi karena beberapa daerah berbahaya dan karenanya dibatasi. Jika Anda ingin pergi trekking maka terdapat  jalur dari Moni ke Kelimutu yang lebih pendek dari rute mobil. Jarak dari Moni ke puncak sekitar 12 km. Jarak dari Moni ke tempat parkir kendaraan bermotor adalah 11 km, pengunjung harus mendaki puncak melalui jalur pendakian gunung sekitar 30 menit. Ada beberapa tempat yang dapat Anda kunjungi seperti Blue Stone Beach, Situs Rumah Bekas Pembuangan Bung Karno, dan yang jelas, belanja kain di Pasar Ikat.


KULINER
Kelimutu terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru. sekitar 66 km dari kota Ende dan 83 kilometer dari Maumere. Moni merupakan kota yang paling dekat, terletak di kaki Gunung Kelimutu. Kota kecil ini merupakan pintu gerbang menuju Danau Kelimutu. Jarak antara Moni dan Kelimutu sekitar 15 km. Anda bisa menggunakan ojek, mobil, atau moda transportasi umum untuk membawa ke area parkir sebelum menuju puncak Gunung Kelimutu. Terdapat bus ke Ende dari Maumere yang melewati Moni. Orang setempat menyebutnya bis kayu atau oto kol. Dari sana, Anda harus bejalan sekitar 15 km menuju lokasi danau. Setiap hari, tersedia penerbangan dari Denpasar dan Kupang ke Maumere.